Puluhan Pejabat Majalengka Bertukar Posisi

bupati mjl

 MAJALENGKA- Bupati Majalengka H Sutrisno kembali melakukan rotasi jabatan. Puluhan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka dimutasi dan diganti dengan orang-orang baru,salah satunya Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka.

Pergantian Kepala Dinas Pendidikan, H. Toto Sumianto sebagai Kadisdik oleh H.Imam Pramudya yang selama ini menjabat sebagai Asisten Pembangunan (Asda II) tidak terlalu mengejutkan.

Sebab kabar akan adanya rotasi pada sejumlah pejabat eselon dua,sudah beredar di sejumlah kalangan,termasuk rencana penggantian Kadisdik oleh Imam Pramudya yang rumornya akan mendampingi H. Karna Sobahi di Pilkada nanti.

Selain di Dinas Pendidikan,pergantian pimpinan  juga terjadi  Dinas Kesehatan. H.Rieswan Graha yang sebelumnya menjabat sebagai Kadis Kesehatan ditarik untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Imam Pramudya.

Sedangkan jabatan lamanya di tempati oleh dr Gandana,yang sebelumnya menjabat sebagai salah satu staf ahli,tempatnya digantikan oleh  H,Toto Sumianto.

Beberapa pejabat lainnya yang menempati posisi baru diantaranya, H Iskandar Hadi menjabat sebagai camat Jatiwangi, Shaleh menjabat sebagai Camat Majalengka, Maman Suparman sebagai Camat Sumberjaya,dan Toto Prihatno kini menjabat sebagai Camat Ligung.

Sedangkan Junaedi yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Ligung menggantikan Kabag Humas Setda Kabupaten Majalengka yang dulu diduduki Ucu Sumarna  yang kini menempati pos baru sebagai Camat Maja.

Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas dan pelaksana di lingkungan Pemkab Majalengka dilaksanakan di pendopo, karena gedung Yudha yang biasanya digunakan sebagai tempat acara-acara pemerintahan di lingkungan Setda sedang direnovasi.

Dalam sambutanya  Bupati Majalengka H Sutrisno mengatakan, pelaksanaan mutasi telah sesuaidan dilakukan melalui pertimbangan yang matang.

“Posisi jabatan yang baru, bahkan ada yang turun jabatan, hal itu karena berbagai pertimbangan. Saya menyambut baik karena ada beberapa pejabat yang terus terang minta dipindahkan, tentu itu masukan yang masuk akal,” ujarnya, Rabu (16/9).

Menurut Bupati, dalam mutasi kali ini hanya ada dua bidang, yakni bidang pendidikan dan kesehatan. Pergantian atau rotasi dua bidang  tersebut dilakukan dengan pertimbangan dan merupakan bidang yang paling vital diantara bidang-bidang lainnya.

“Pada mutasi sekarang ada beberapa pejabat yang turun dari jabatannya, fungsional khusus maupun umum. Ada juga karena permintaan sendiri atau terkena persoalan. Saya tidak akan terus menerus menampatkan pejabat di bidang itu bila tak mampu mengemban tugasnya dengan baik,”jelasnya.(ABR)

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *